You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ribuan Warga Antre Masuk Tugu Monas
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Antrean Menuju Puncak Tugu Monas Mengular

Antusiasme ribuan warga berlibur ke Monumen Nasional (Monas) menyebabkan terjadinya antrean panjang menuju puncak Tugu Monas yang menjadi lokasi favorit wisatawan.

Kita atur antrean masuk agar pengunjung tidak saling berdesakan dan terjadi penumpukan di lorong

Hingga pukul 12.00, sebanyak 2.000 pengunjung telah naik menuju puncak Tugu Monas. Jumlah ini telah memenuhi kuota operasional.

Kepala Kantor Pengelola Kawasan (KPK) Monas, Sabdo Kurnianto mengatakan, dikarenakan sudah mencapai kuota, akses menuju puncak Tugu Monas ditutup sementara.

Monas Ditutup Sementara Senin Pekan Depan

"Lift juga harus kami jaga dan pelihara untuk keamanan para pengunjung," ujarnya, Selasa (27/6).

Menurutnya, akses menuju Tugu Monas akan dibuka kembali pada pukul 19.00-21.00 WIB saat wisata malam Monas. Itupun hanya diberi kuota 500 pengunjung.

"Bagi warga yang ingin berkunjung ke area museum dan cawan tidak ada pembatasan," katanya.

Sabdo memprediksi, pengunjung Monas hari ini bisa mencapai 12 ribu orang dan akan mencapai puncaknya Sabtu dan Minggu mendatang.

"Kita atur antrean masuk agar pengunjung tidak saling berdesakan dan terjadi penumpukan di lorong," tuturnya.

Sementara, Barry (32), pengunjung asal Depok mengungkapkan, dirinya dan keluarga gagal menuju puncak Tugu Monas dalam kunjungannya hari ini.

"Sedikit kecewa, tapi memang Monas ramai sekali. Beruntung masih bisa ke museum dan area pelataran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati